Read more: http://maunyajadismart.blogspot.com/

Label

Sabtu, 22 Oktober 2011

Kisah tentang Abu Lahab , Abu Jahal , dan Musailamah Al Kazzab

1. ABU LAHAB


Abu Lahab adalah gelar dari Alloh SWT yang berarti bapak gejolak api. Maksudnya adalah, ia adalah bapak yang bersifat tak baik dan sangat...sangat membenci Islam. kejahatan dan kemarahannya bagaikan gejolak api. Nama asli Abu Lahab adalah Abdul Uzza bin Abdul Muthalib. Abu Lahab adalah paman Nabi Muhammad SAW. Awalnya, Abu Lahab menyayangi Nabi Muhammad SAW. Tetapi, sejak Nabi Muhammad SAW menyiarkan agama Islam, Abu Lahab menjadi benci dengan Nabi Muhammad SAW. Abu Lahab memiliki seorang istri yang cantik. Istrinya bergelar Ummu Jameel yang artinya ibu yang cantik. Dibalik kecantikannya itu, ternyata ia memiliki sifat yang suka menyebar fitnah dan ngerumpi. Suka menfitnah dan ngerumpi adalah sifat yang tak baik. Kisah Abu Lahab terdapat dalam surah Al-Lahab 1-5. Abu Lahab sudah menggunakan berbagai cara, tetapi tak berhasil. Rasulullah dilindungi oleh pamannya, Abu Thalib yang begitu mencintainya. Salah satu cara yang digunakan Abu Lahab untuk menghentikan keponakannya itu menyiarkan agama Islam adalah dengan memanggil penyair terkemukan di Arab. Penyair tersebut disuruh untuk mencemooh dan mencaci maki Al-Qur'an. Tapi, apa yang terjadi? Penyair itu tertarik saat Rasulullah membaca Al-Qur'an. Tutur kata Al-Qur'an sangatklah indah. Penyair itu langsung ingin masuk agama Islam. Alhamdulillah. Akhirnya Abu Lahab gagal!

2. ABU JAHAL


Nama lengkapnya adalah Abu Jahal bin Hisyam atau Abdul Hakam. Abu Jahal juga membenci Islam dan Rasulullah. Inilah cara Abu Jahal mencegah Rasulullah menyiarkan Islam :

Melempar Batu Besar


Abu Jahal ingin membunuh Rasulullah dengan cara melempar batu besar pada Rasulullah saat shalat-tepatnya saat sujud. Ia akan melempar batu besar itu tepat di kepala Rasulullah biara kepalanya pecah. Masha Alloh.

Saat ia ingin melempar batu tersebut, perasaan terbalik! Tiba-tiba, Abu Jahal gemetar ketakutan. Mukanya sangat pucat. Ada apa gerangan? Suku Quraisy bertanya-tanya. Abu Jahal berkata ia seperti melihat onta jantan yang besar. Dan ia belum pernah lihat onta itu sebelumnya-wajahnya, giginya, kakinya...  Dan onta itu menghalangi Abu Jahal untuk melempar dan seperti ingin menerkamnya, Pokoknya mengerikan! Alloh telah menyelamatkan Rasulullah.

Melempar Najis


Cara lainnya adalah melempar kotoran pada Rasulullah saat shalat. Saat dilemparkan najis, Rasulullah tidak tahu. Rasulullah shalat amat khusyu'. Abu Jahal dan suku Quraisy' tertawa gembira.

3. MUSAILAMAH AL KAZZAB

Ia adalah nabi palsu. Ia ingin menyaiyingi Al-Qur'an. Inilah salah satu ayat yang ia buat :


Artinya: Hai katak (kodok) anak dari dua katak, berkuaklah sesukamu, bagian atas engkau di air dan bagian bawah engkau di tanah.

Seorang sasterawan Arab yang ternama yaitu Al Jahiz memberikan penilaian gubahan Musailamah Al Kadzab ini dalam bukunya yang bernama “ Al Hayawan “ sebagai berikut: Saya tidak mengerti apakah gerangan yang menggerakkan jiwa Musailamah menyebut katak (kodok) dan sebagainya itu, Alangkah kotornya gubahan yang dikatakannya sebagai ayat Al Qur’an itu kepadanya sebagai wahyu.”

Manusia takkan bisa menyayingi Al-Qur'an yang diciptakan Alloh SWT.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Loading...